Login
Username:

Password:

  Registrasi?
Mei
  Sn Sl Rb Km Jm Sb Mg
>     01 02 03 04 05
> 06 07 08 09 10 11 12
> 13 14 15 16 17 18 19
> 20 21 22 23 24 25 26
> 27 28 29 30 31    



Kegiatan Minggu ini

Tidak ada kegiatan minggu ini


Search events by...



Kegiatan Hari Ini

Tidak ada kegiatan hari ini
Selamat Datang Tamu!
Guest(s)online: 14

Register now to find out which members are online

Pentingnya Pengelolaan Laboratorium Sekolah

Oleh 10303508
Jumat, 27 Januari 2012 19:54:49 Klik: 1528 Cetak: 119 Kirim-kirim Print version download versi msword

 

Peningkatan mutu masih merupakan prioritas pembangunan pendidikan di Indonesia. Sasarannya adalah perbaikan mutu proses belajar mengajar di kelas dengan berorientasi pada setiap aspek perkembangan siswa. Karena secara naluriah siswa menginginkan pengalaman belajar yang konkret, menyenangkan, dan mencakup semua aspek perkembangan dirinya.

Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) sebagai salah satu bagian ilmu pengetahuan dan merupakan salah satu mata pelajaran utama dalam kurikulum, sangat terkait erat dengan sarana dan prasarana yang dapat menunjang optimalisasi pencapaian tujuan pembelajaran. Dan salah satu sarana dan prasarana yang diperlukan dalam pembelajaran IPA adalah ketersediaan fasilitas laboratorium dengan segala perlengkapannya. Dengan adanya laboratorium yang sesuai dengan standar, diharapkan siswa mampu menguasai semua teori yang telah diajarkan dalam kelas.

Dilihat dari fungsinya, pertama, laboratorium menjadi tempat bagi guru untuk mendalami konsep, mengembangkan metode pembelajaran, memperkaya pengetahuan dan keterampilan, dan sebagainya. Kedua, sebagai tempat bagi siswa untuk belajar memahami karakteristik alam dan lingkungan melalui optimalisasi keterampilan proses serta mengembangkan sikap ilmiah. Jadi laboratorium sangat diperlukan dalam pembentukan sikap ilmiah siswa.

Dalam kenyataannya, pemanfaatan keberadaan laboratorium IPA di sekolah-sekolah masih sangat minim. Tak sedikit sekolah yang memiliki laboratorium lengkap, tetapi tidak digunakan dengan maksimal. Berbagai hal menjadi kendalanya, antara lain tidak adanya petugas laboratorium (laboran) yang berfungsi untuk mengelola laboratorium tersebut.

Kurang terperhatikannya pengelolaan laboratorium, menyebabkan minimnya pengetahuan siswa tentang pelajaran yang diterima dalam kelas. Mereka hanya sebatas mengetahui teori, tanpa mengerti praktek ilmiahnya. Hal ini diperparah oleh kenyataan bahwa sebagian besar guru-guru mata pelajaran IPA masih menggunakan metode ceramah dalam proses belajar mengajarnya dan menggunakan pilihan ganda untuk mengukur hasil belajar siswa serta menekankan system hapalan untuk menguasai ilmu pengetahuan.

Oleh sebab itu, diperlukan usaha dari pihak terkait untuk memberdayakan dan mengaktifkan kembali fungsi laboratorium di sekolah-sekolah demi meningkatkan mutu pendidikan di Indonesia umumnya dan di Sumatera Barat khususnya. Dengan adanya tenaga pengelola laboratorium (laboran) di sekolah, sedikit banyaknya dapat membantu mengaktifkan kembali laboratorium yang ada. Sebab, pengelola laboratorium (laboran) bertanggung jawab terhadap administrasi laboratorium berupa buku inventaris alat/bahan, blanko permintaan alat, blanko permintaan bahan, program kegiatan laboratorium, buku harian kegiatan laboratorium, jadwal kegiatan laboratorium, serta menyusun/menata alat menurut jenis dan bahan menurut sifatnya. Dari uraian tugas tersebut, terlihat bahwa pengelola laboratorium (laboran) dapat membantu guru dan siswa dalam proses belajar demi terciptanya pembelajaran IPA yang maksimal. 

(Nofia Erwanti, ST / Laboran SMPN 1 Padang)

 
Berita Artikel Lainnya
. DAFTAR PENERIMA TUNJANGAN FUNGSIONAL DAN KUALIFIKASI DIKDAS TH 2013
. REKAPITULASI BSM SMA, SMK DAN MA TH 2012
. DOWNLOAD FILE SPANDUK ADIWIYATA BAGI SEKOLAH
. Wamendikbud Hadiri Seminar dan Peluncuran Edisi Perdana Majalah meakar di Padang
. STANDARISASI LABORATORIUM IPA
. MENINGKATKAN SOFT SKILL SISWA SETELAH MENGIKUTI PRA UJIAN NASIONAL
. Prestasi SMP Negeri 1 Padang
. Membangun Sekolah Berkarakter
. Pusat Kegiatan Siswa, SMK Lirik Mesjid
. Mendiknas : Kembangkan Sekolah Adiwiyata
schoolnet 2011
Pengaduan B O S


Saran, Kritik dan Pengaduan masalah Bantuan Operasional Sekolah [ KLIK DISINI ]
Arsip Berita
September 2007
Oktober 2007
Nopember 2007
Februari 2008 35 
Maret 2008 55 
April 2008 46 
Mei 2008 44 
Juni 2008 50 
Juli 2008 49 
Agustus 2008 49 
September 2008 53 
Oktober 2008 25 
Nopember 2008 74 
Desember 2008 62 
Januari 2009 46 
Februari 2009 15 
Maret 2009
April 2009
Mei 2009 11 
Juni 2009
Oktober 2009
Nopember 2009
Desember 2009
Januari 2010
Februari 2010 14 
Maret 2010
April 2010
Mei 2010
Juni 2010
Juli 2010
Agustus 2010
September 2010
Nopember 2010
Desember 2010
Februari 2011
Maret 2011
April 2011
Juni 2011
Juli 2011
Agustus 2011
September 2011
Oktober 2011
Nopember 2011 12 
Desember 2011 17 
Januari 2012
Februari 2012
Maret 2012
April 2012
Mei 2012 12 
Juni 2012 10 
Juli 2012
Agustus 2012
September 2012
Oktober 2012 12 
Nopember 2012 18 
Desember 2012
Januari 2013 11 
Februari 2013
Maret 2013
April 2013
Mei 2013 14