Dana BOS SMP Cair Februari

Oleh arif
Rabu, 28 Januari 2009 04:41:05 Klik: 5120 Cetak: 524 Kirim-kirim Print version download versi msword
Klik untuk melihat foto lainnya...

Dana Termasuk untuk Pembelian Buku

Biaya operasional sekolah untuk sekolah menengah pertama akan cair Februari ini. Dana yang akan dicairkan itu termasuk di dalamnya untuk pembelian buku pelajaran sekolah.

Direktur Pembinaan Sekolah Menengah Pertama Departemen Pendidikan Nasional Didik Suharyadi mengatakan, Selasa (27/1), agar biaya operasional sekolah (BOS) dapat diterima lebih cepat oleh sekolah dan tidak terjadi keterlambatan seperti pada kasus-kasus sebelumnya, pihaknya telah menulis surat kepada pemerintah daerah agar jalur birokrasi yang terlampau panjang bisa dipotong.

”Keterlambatan umumnya terjadi karena proses penetapan di provinsi, terutama jika terjadi perubahan personel birokrasi,” ujarnya. Dia juga mengerahkan tim ke provinsi untuk mendesak agar pemerintah provinsi se- gera menyalurkan dana tersebut.

BOS untuk SD dan SMP tahun 2009 ini dibedakan berdasarkan lokasi sekolah di kabupaten atau kota. BOS untuk siswa SD di kota diberikan Rp 400.000 per siswa setiap tahun, sedangkan SD di kabupaten Rp 397.000 setiap siswa per tahun.

BOS untuk SMP di kota tahun ini besarnya Rp 575.000 per siswa setiap tahun dan SMP di kabupaten Rp 570.000 setiap siswa per tahun. Dana itu termasuk untuk membeli dua buah buku pelajaran per siswa SMP. Buku yang harus dibeli tersebut merupakan buku versi murah atau telah dibeli hak ciptanya oleh pemerintah.

Daerah berikan subsidi

Didik mengatakan, agar dapat menggratiskan siswa SMP, pemerintah daerah harus ikut memberikan tambahan subsidi kepada sekolah. Hanya, belum semua pemerintah daerah memberikan tambahan BOS kepada sekolah. Alasannya, keterbatasan anggaran.

”Ada juga yang menganggap dana BOS dari pemerintah pusat sudah memadai. Pada akhirnya, hanya BOS pemerintah pusat yang menjadi andalan sekolah-sekolah,” kata Didik.

Baru segelintir daerah yang telah membebaskan pendidikan dasar dan menengahnya dari uang sekolah, antara lain Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Sulawesi Selatan, Provinsi Sulawesi Tenggara, dan Kabupaten Musi Banyuasin.

Dia juga mengatakan, terdapat kekhawatiran di kalangan pemerintah daerah untuk memberikan tambahan BOS yang penyalurannya berupa uang tunai ke sekolah.

Mereka khawatir nantinya melanggar Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah. ”Sebagian daerah kemudian memutuskan memberikan bantuan operasional berupa barang ke sekolah,” ujar Didik.

Pengawasan

Manajer Monitoring Pelayanan Publik Indonesia Corruption Watch Ade Irawan mengatakan, cara paling efektif agar BOS penggunaannya efektif dan tidak menyimpang, sekolah harus membuat anggaran pendapatan dan belanja sekolah (APBS) yang benar.

”Sering terjadi, APBS hanya seperti jurnal keuangan, catatan uang masuk-keluar. Fungsi APBS sebagai bagian dari wadah penampung aspirasi warga sekolah tidak ada,” ujarnya.

APBS seharusnya tidak bicara uang, tetapi berbicara mengenai program sekolah, pembiayaannya, dan sumber dana. Pembicaraan itu antara melibatkan pemangku kepentingan dan pengelola sekolah.

”Jika APBS disusun dengan benar, pemangku kepentingan akan mudah mengontrol dan risiko penyimpangan berkurang,” ujarnya. Tanpa proses APBS yang benar, akan sulit melakukan pengawasan terhadap penggunaan dana BOS.

Sumber: kompas.com/(INE)
Edisi: Rabu, 28 Januari 2009

 
Berita B O S Lainnya
. Undangan Rapat BOS
. SURAT EDARAN PENYEDIAAN BUKU
. Undangan Pelatihan Pengelolaan BOS SMP
. Permintaan Data Siswa
. Pemasangan Jaringan Internet
. Permen No.60 Tahun 2011
. Tahapan Untuk Pencairan Dana BOS Triwulan IV Tahun 2012
. 3 Siswa Terbaik SMK Negeri 9 Padang Ikuti Lomba Kompetensi Siswa Tingkat Provinsi Sumatera Barat
. Rp 1 Triliun untuk 9 Juta Siswa SMA/SMK
. 5 Fakta-Fakta Penyelewangan Dana BOS, Ironi “Sekolah Gratis”

PSB Online


PSB Online 2014

Kunjungan dan Arahan dan Penjelasan ttg PSB Online 2014
 
Pemaparan kpd OP n Kepsek n Guru Peserta Pelatihan DAPODIK
 
Kunjungan n Arahan dan Penjelasan ttg PSB Online 2014
 
 
Kunjungan di Posko PSB Online dan Arahan dan Penjelasan ttg PSB Online 2014
 

Gallery

Pengaduan B O S


Saran, Kritik dan Pengaduan masalah Bantuan Operasional Sekolah [ KLIK DISINI ]
Arsip Berita
September 2007
Oktober 2007
Nopember 2007
Februari 2008 35 
Maret 2008 55 
April 2008 46 
Mei 2008 44 
Juni 2008 50 
Juli 2008 49 
Agustus 2008 49 
September 2008 53 
Oktober 2008 25 
Nopember 2008 74 
Desember 2008 62 
Januari 2009 46 
Februari 2009 15 
Maret 2009
April 2009
Mei 2009 11 
Juni 2009
Oktober 2009
Nopember 2009
Desember 2009
Januari 2010
Februari 2010 14 
Maret 2010
April 2010
Mei 2010
Juni 2010
Juli 2010
Agustus 2010
September 2010
Nopember 2010
Desember 2010
Februari 2011
Maret 2011
April 2011
Juni 2011
Juli 2011
Agustus 2011
September 2011
Oktober 2011
Nopember 2011 12 
Desember 2011 17 
Januari 2012
Februari 2012
Maret 2012
April 2012
Mei 2012 12 
Juni 2012 10 
Juli 2012
Agustus 2012
September 2012
Oktober 2012 12 
Nopember 2012 18 
Desember 2012
Januari 2013 11 
Februari 2013
Maret 2013
April 2013
Mei 2013 20 
Juni 2013
Juli 2013 16 
Agustus 2013
September 2013 13 
Oktober 2013
Nopember 2013 12 
Desember 2013
Januari 2014
Februari 2014
Maret 2014 12 
April 2014 11 
Mei 2014 12 
Juni 2014 15 
Juli 2014
Agustus 2014
September 2014
Oktober 2014
Nopember 2014
Desember 2014
Januari 2015
Februari 2015
Maret 2015
April 2015
Mei 2015 10 
Juni 2015 10 
Juli 2015
Agustus 2015 13 
September 2015 17 
Oktober 2015 14 
Nopember 2015 28 
Desember 2015 17 
Januari 2016 10 
Februari 2016 10 
Maret 2016 15 
April 2016 11 
Mei 2016 14 
Juni 2016 15 
Juli 2016 14 
Agustus 2016 11 
September 2016 10 
Oktober 2016
Nopember 2016 13 
Desember 2016 11 
Januari 2017
Februari 2017
Maret 2017
April 2017
Mei 2017
Juni 2017
Juli 2017
Agustus 2017
September 2017
Oktober 2017
Desember 2017
Januari 2018
Februari 2018
Maret 2018
April 2018
Mei 2018
Juni 2018
Juli 2018
Agustus 2018
September 2018