Kualitas Buku Pelajaran Masih Rendah

Oleh arif
Selasa, 23 Desember 2008 04:33:27 Klik: 1437 Cetak: 431 Kirim-kirim Print version download versi msword
Klik untuk melihat foto lainnya...

Kualitas buku teks pelajaran masih terbilang rendah. Buku pelajaran menyajikan materi yang terlalu padat dan penyajiannya kurang sesuai dengan pola pikir anak.

Hal itu terungkap dalam pemaparan hasil penelitian buku teks pelajaran sekolah dasar Kelas I dan V yang dilaksanakan oleh Institute of Education Reform (IER), Senin (22/12). Terdapat 17 buku pelajaran SD kelas I dan kelas V yang diteliti.

Direktur IER Utomo Dananjaya mengatakan, standar isi dan standar kompetensi lulus menjadi dasar penyusunan buku teks pelajaran. Semua buku pelajaran yang diteliti tersebut dibuka oleh daftar isi dengan substansi standar kompetensi kelulusan.

Setiap bab dimulai dengan standar kompetensi dan kompetensi dasar mata pelajaran. Namun, pengembangannya menjadi buku teks pelajaran sangat bergantung kepada penalaran pengarang dalam menafsirkan kedalaman dan keluasan bahan pelajaran.

Pusat perhatian dari penelitian itu terutama menyangkut sisi bahasa dan kecenderungan metode. Mereka melihat, masih terdapat sejumlah kelemahan, seperti terlalu berlebihan dan tingginya materi bagi anak-anak, logika juga di luar jangkauan anak, dan terjadi kesalahan konsep.

Dalam sebuah buku sains untuk kelas V, misalnya, terlihat terlalu tingginya tingkat materi dan konsep. ”Dalam buku itu dibahas pentingnya pelestarian jenis makhluk hidup untuk perkembangan sains dan kehidupan manusia. Ada kalimat, Peran bioteknologi untuk mencegah kepunahan jenis hewan dan tumbuhan.. Konsep yang disajikan terlalu tinggi dan sulit dipahami,” ujar Dananjaya.

Dalam buku pelajaran yang dikaji tersebut juga miskin bahasa penuturan, tidak mengundang rasa ingin tahu, tidak mengandung masalah yang harus dipecahkan, dan tidak merangsang munculnya pertanyaan kritis.

Materi yang terlalu padat itu menyebabkan guru akan menggunakan metode pengajaran ceramah agar semua materi tersampaikan dengan cepat meski tidak menimbulkan sikap kritis aktif. Hal itu membuat anak menjadi pasif.

Sumber: kompas.com/ (INE)
Edisi: Selasa, 23 Desember 2008

 
Berita Berita Terkini Lainnya
. PENGUMPULAN KARTU KELUARGA (KK) KELAS VI SEKOLAH DASAR
. PENGUMUMAN PEMENUHAN DAYA TAMPUNG PPDB SMP NEGERI KOTA PADANG TAHUN PELAJARAN 2019
. Tata Cara Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun Pelajaran 2019/2020
. Surat Edaran Dinas Pendidikan tentang Jadwal Ujian SD dan SMP
. Undangan Penulisan Naskah Soal SD dan SMP
. Undangan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru SD dan SMP tentang Standar Penilaian
. Undangan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru SMP tentang Standar Proses
. Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 untuk guru SD dan SMP Angkatan II
. Undangan Bimtek Tim Pengembang Kurikulum Sekolah SMP Tahun 2018
. Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 untuk guru SD dan SMP Angkatan I (revisi)