Tanam Markisa, Olah jadi Sirup.. Melihat Kreativitas SMAN 6 Padang

Oleh efim
Selasa, 28 Pebruari 2012 12:05:18 Klik: 2290 Cetak: 757 Kirim-kirim Print version download versi msword
Klik untuk melihat foto lainnya...

 Tidak mau kalah dengan siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), SMAN 6 Padang mengunjuk kebolehan menciptakan sirup dari bahan dasar buah Markisa. Dipilihnya tanaman itu selain mudah tumbuh, pengelolahannya pun tidak terlalu rumit dibanding tanaman lainnya.


SMAN 6 Padang yang berlokasi di Jalan St Syahrir, Mataair Padang ini termasuk salah satu sekolah adiwiyata (berwawasan lingkungan). Dengan julukan demikian, sekolah ini memanfaatkan sampah bernilai ekonomis. Bahkan, pekarangan sekolah pun disulap menjadi nilai ekonomis.


“Salah satunya, kami menanam buah markisa di pekarangan sekolah dengan bibit bermutu. Meski tak memiliki areal yang luas, ternyata buah markisa bisa tumbuh di sekolah ini,” kata Kepala SMAN 6 Padang, Barlius, disela-sela Pameran Padang Recycle Expo 2012, kepada Padang Ekspres, di Plasa Andalas, kemarin.


Barlius mengatakan untuk penanaman tidak sulit, hanya saja tanaman ini harus dibuatkan tiang rambatan yang dimanfaatkan sekitar pekarangan sekolah. “Tiang rambatan yang baik, menggunakan pucuk bambu tanpa kawat karena bisa merangsang pertumbuhan markisa serta jumlah buahnya,” katanya.


Setelah proses penanaman, markisa harus dipelihara. Walaupun termasuk mudah tumbuh, namun untuk hasil yang optimal markisa juga membutuhkan pemeliharaan khusus. “Pemupukan, pemeliharaan utama agar markisa tumbuh subur. Alhamdulillah, kami pun kini bisa menikmati panen buah markisa,” ungkapnya.


Tak hanya menikmati buah markisa, sebut Barlius, para guru-guru pun berinisiatif mengolahnya menjadi sirup markisa. Ini tentunya melibatkan para siswa. “Biasanya diselipkan dalam mata pelajaran keterampilan dalam pengolahan markisa. Semuanya otodidak dan ide guru-guru,” ujarnya.


Barlius mengatakan bahkan untuk packaging pun hanya otodidak dari para guru-guru dan ditularkan ke siswa. “Ini salah satu upaya kami menularkan ke siswa akan ilmu enterpreneurship,” tuturnya.


Untuk sementara hasil karya anak didik ini dipasarkan ke orangtua siswa dan para guru-guru. “Jika ada pemesanan kami siap memproduksi lagi. Untuk harga sirup biasanya dijual Rp25 ribu per botol,” tukasnya. (ril)

Sumber:

Foto diatas,Wawako Padang,Mahyeldi A, sedang mencicipi sirup markisa ala SMA 6 Padang.
 
Berita Berita Populer Lainnya
. Surat Edaran Dinas Pendidikan tentang Jadwal Ujian SD dan SMP
. Undangan Penulisan Naskah Soal SD dan SMP
. Undangan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru SD dan SMP tentang Standar Penilaian
. Undangan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru SMP tentang Standar Proses
. Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 untuk guru SD dan SMP Angkatan II
. Undangan Bimtek Tim Pengembang Kurikulum Sekolah SMP Tahun 2018
. Bimbingan Teknis Kurikulum 2013 untuk guru SD dan SMP Angkatan I (revisi)
. Undangan Bimtek Peningkatan Kompetensi Guru SMP tentang Standar Proses Angkatan I
. Undangan Bimtek Pendalaman Materi Mata Pelajaran SD dan SMP untuk SD Angkatan V
. Undangan Bimtek Pendalaman Materi Mata Pelajaran SD dan SMP Angkatan III dan IV