Peningkatan Mutu Harus Tepat Sasaran, Terkait Penambahan Dana BOS

BAGIKAN:

facebook twitter pinterest line whatapps telegram

Oleh wirnadianhar
Kamis, 25 September 2008 04:19:07 Klik: 3993
Peningkatan Mutu Harus Tepat Sasaran, Terkait Penambahan Dana BOS
Klik untuk melihat foto lainnya...

Kebijakan penambahan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS), sebesar 50 persen pada tahun anggaran 2009, harus disikapi serius oleh Pemko Padang. Jangan sampai, alokasi anggaran tersebut nantinya tidak tepat sasaran dan menimbulkan konflik di tengah masyarakat.

Hal itu dikemukakan Ketua Komisi D DPRD Kota Padang Syahbuddin BSW. Pemko harus benar-benar membenahi pengelolaan dana BOS, agar peruntukkannya jelas, dan berdampak bagi peningkatan mutu pendidikan di Kota Padang.

”Untuk melaksanakannya, kita akan mengundang Dinas Pendidikan (Disdik), mengetahui evaluasi BOS tahun lalu, serta strategi apa yang akan digunakan jika memang dana BOS benar-benar ditambah,” ujar Syahbuddin, di ruang kerjanya usai rapat paripurna, kemarin.

Selama ini, lanjut peruntukkan dana BOS sebagian besar boleh dikatakan sudah berhasil. Namun memang masih ada masalah akibat pungutan pihak sekolah, yang cenderung memberatkan orangtua siswa. ”Dengan ditambahnya anggaran BOS, kita berharap orangtua siswa tidak lagi dibebankan biaya yang terlalu mahal,” tandas kader PBB ini.

Untuk mengawasi distribusi dana BOS nantinya, Syahbuddin menegaskan, Pemko harus mengoptimalkan potensi pengawas sekolah, sehingga tidak ada lagi oknum yang berani bermain dengan dana BOS yang notabene adalah untuk siswa dan pembangunan sekolah.

”Pengawas sekolah tidak lagi hanya sekali-sekali mengawasi sekolah, namun harus kontinu, bila perlu sekali sebulan, atau dua kali dalam sebulan. Dan yang terpenting, Disdik harus menempatkan orang yang tepat untuk itu,” tambahnya.

Di tingkat dinas, juga harus dibentuk tim untuk menghimpun data pengawasan distribusi BOS dari sekolah, sehingga tingkat penyimpangan akan semakin kecil. ”Orientasi kita harus jelas untuk peningkatan mutu pendidikan, bukan kepentingan oknum atau kelompok tertentu,” ulas Syahbuddin.

Ditemui terpisah, Wali Kota Padang Fauzi Bahar menyebutkan, pihaknya memang sudah mendengar bahwa Menteri Pendidikan Bambang Sudibyo akan menambah anggaran dana BOS, namun hingga saat ini belum ada pembicaraan di tingkat Pemko untuk melakukan persiapan. ”Kita akan agendakan pertemuan dengan dinas pendidikan tentang hal tersebut, agar nanti tidak ada persoalan dalam distribusinya,” kata Fauzi.

Seperti diberitakan sebelumnya, Mendiknas Bambang Sudibyo tengah mengajukan usulan besaran dana BOS tahun mendatang hingga 50 persen. Besaran dana BOS tahun 2008 yang bernilai Rp11,2  triliun. Menurut Bambang, alokasi anggaran untuk pendidikan tahun depan diusahakan memenuhi tuntutan konstitusi sebesar 20 persen dari total APBN atau sebesar Rp224 triliun. Target tersebut, selain diikuiti dengan kenaikan tunjangan dan gaji guru, juga akan diiringi dengan kenaikan dana BOS. (li)

Sumber : Padang Ekspres edisi Kamis / 25 September 2008 


 
Berita B O S Lainnya